Tuesday, 15 July 2008

Tentang Cinta (Jomblo itu Ibadah)

oleh : ROE Salampessy

Entah kenapa saya ingin menulis tentang cinta yang seolah telah menjadi ritual wajib dua insan dalam menjalin hubungan asmara sebelum memasuki jenjang pernikahan. Saya hanya ingin menafsirkan rasa ini dari sudut pandang saya yang belum tentu benar 100%.

Saya bukanlah seorang pakar cinta yang sedang ingin menguras tenaga dan pikiran untuk mendefenisikan tentang arti cinta yang konon sulit di maknai secara harafiah ini, saya hanyalah insan biasa yang juga pernah merasakan apa itu cinta dan terperangkap dalam jejaring kisah-kisah romantisme masa lalu. Namun hingga detik ini saya sulit menangkap makna yang ada di balik kisah-kisah itu, sesuatu yang jarang terjadi buat sebagian orang yang katanya sangat menikmati kisah-kisah mereka. Entah ini pertanda bila hati saya telah mati rasa untuk urusan yang satu ini, ataukah hanyalah perasaan yang memang lumrah bagi seseorang yang sangat realistis dalam memahami kehidupan.

So.. Cinta buat saya hanyalah setumpuk rasa semu yang membias dalam hati, dia tak lebih dari rasa subjektif yang memang menjadi ciri khas manusia dalam memandang hidup dari presfektif duniawi. lebih tepatnya cinta itu adalah sesuatu yang sangat subjektif, sehingga bisa jadi dalam cinta itu menumpuk segumpal rasa-rasa lain, intinya buat saya cinta itu di bangun diatas pondasi kemunafikan dan kebohongan.

kadangkala demi cinta seseorang menjadi egois, angkuh dan arogan. kadang juga demi cinta seseorang menjadi lupa diri sehingga terbawa perasaan yang membius dirinya, dia rela di apakan saja demi cinta itu, Tak jarang malah kekecewaan dan stress yang membuatnya kehilangan motivasi hidup. memang sich, ada juga cinta yang terlihat biasa dan jauh dari kesan seperti diatas, namun sekali lagi kemunafikan dan kebohongan selalu mereduksi maknanya.

Benarkah ada cinta yang sehat? saya sulit menjawab pertanyaan ini dan ragu dengan jawaban subjektif dari sebagian orang. Mengapa? karena buat saya cinta itu tidak sesehat yang dipresepsikan, dia adalah perangkap yang bisa menjerumuskan seseorang dalam lembah kebodohan dan kemaksiatan. Kita selalu terlena dengan kepalsuan semu yang tercipta dari kata-kata indah dan kerlingan mata yang menggoda. lantas di manakah letak sehatnya cinta itu.!

Sebagian ada yang percaya dengan cinta sejati (true love), buat saya ini adalah sang pemimpi yang tertidur pulas dalam buaian waktu, sesuatu yang utopis didunia yang realistis ini. Sang pemimpi yang berimaji dalam ruang waktu mencari asa yang fatamorganis, dan mencoba merealisasikan mimpinya di dunia nyata. Cinta sejati itu hanya ada di dunia dongeng dan cerita-cerita hikayat, dia hanyalah alur cerita pelengkap mimpi sang imajiner.

Intinya cinta dalam pacaran itu palsu penuh kebohongan, setuju gak setuju itulah presfektif saya. karena buat saya cinta yang benar dan sehat adalah memilih mencintai seseorang hanya karena cinta kepada sang Khalik. Yah.. akhirnya saya katakan bahwa Menjomblo merupakan pilihan yang tepat bagi kita agar bisa lepas dari jerat-jerat kemunafikan dan kebohongan yang diciptakan dari cinta yang duniawi ini. artinya JOMBLO itu adalah IBADAH. wassalam (ROE)..

PS : Saya gak lagi patah hati saat menulis ini. jadi tulisan ini hanyalah penafsiran yang bisa jadi objektif bisa pula subjektif. HAW ABOUT YOU..???

No comments: